
Terkumpul
Rp 10.000
Target
Rp 100.000.000
Sabtu dini hari, 15 Agustus 2026, gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur, meruntuhkan rumah-rumah dan memaksa puluhan ribu warga kehilangan tempat tinggal dalam sekejap. Guncangan itu begitu kuat hingga sempat memicu peringatan dini tsunami di empat provinsi.
Hingga hari ini, dampaknya masih terus didata: puluhan ribu warga mengungsi, ribuan rumah rusak, dan lebih dari dua ribu kali gempa susulan terus menghantui mereka yang selamat. Bantuan darurat — tenda, logistik, evakuasi — memang sedang bergerak cepat dari pemerintah dan tim SAR gabungan di lapangan.
Tapi ada fase yang sering luput dari perhatian: apa yang terjadi setelah masa tanggap darurat berakhir. Status darurat bencana NTT hanya berlaku 14 hari. Setelah itu, sorotan media biasanya mulai meredup — padahal warga yang kehilangan rumah, tempat ibadah, dan sumber penghidupan masih butuh waktu berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun, untuk benar-benar pulih.
Di titik inilah dukungan jangka menengah menjadi krusial — membangun kembali apa yang runtuh, bukan sekadar bertahan di hari-hari pertama. Rumah yang layak huni, rumah ibadah yang kembali bisa jadi tempat berkumpul, dan pemulihan sumber penghidupan warga yang usahanya ikut hancur.
Melalui program ini, Itqan Peduli berfokus mengawal fase pemulihan pascabencana NTT — memastikan bantuan tidak berhenti begitu kamera media pergi. Kami akan bekerja sama dengan mitra penyalur di lapangan untuk memastikan setiap bantuan tepat sasaran dan berkelanjutan, bukan sekadar bantuan sesaat.
Bantuan sekecil apa pun hari ini adalah investasi untuk masa depan mereka yang harus mulai dari nol lagi. Yuk, jadi bagian dari perjalanan pemulihan NTT, klik "Donasi Sekarang", pilih nominal yang ingin disalurkan, lalu selesaikan pembayaran melalui metode yang tersedia (transfer bank, e-wallet, atau QRIS). Setiap rupiah yang Sahabat berikan, insyaallah menjadi jariyah yang terus mengalir. 🤲